Statistik Pengunjung

  • Pengunjung: 78975
  • Online: 1
  • Hari ini: 27

WORKSHOP POTENSI INVESTASI

BERITA – Rabu, 12 Sep 2012 08:54 WIB

FotoSampai dengan semester I tahun 2012 jumlah Penanaman Modal Asing (PMA) aktif sebanyak 28 perusahaan dengan penyerapan tenaga kerja Indonesia mencapai 7.381 orang dan tenaga kerja asing sebanyak 60 orang. Sedangkan jumlah Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) aktif sebanyak 5 perusahaan dengan penyerapan tenaga kerja Indonesia mencapai 2.950 orang. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah perusahaan PMA dan PMDN masih sangat sedikit dalam mendukung penyerapan tenaga kerja, sehingga dibutuhkan upaya yang lebih dalam menarik calon investor untuk berinvestasi maupun investor yang telah ada untuk mengembangkan investasinya di Kabupaten Bantul. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menjalin komunikasi yang baik dengan memberikan pelayanan prima kepada calon investor maupun investor yang telah eksis di Kabupaten Bantul mengenai adanya potensi dan peluang investasi, pelayanan perizinan, maupun fasilitasi mengenai permasalahan yang dialami perusahaan.  Peningkatan investasi ini diharapkan akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang diarahkan sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah yang berkesinambungan menuju masyarakat Kabupaten Bantul yang lebih sejahtera.
Workshop Potensi Investasi Kabupaten Bantul Tahun 2012 dimaksudkan sebagai upaya menjalin komunikasi antara investor/dunia usaha dengan instansi pemerintah dan membahas permasalahan yang dihadapi para investor/dunia usaha untuk mencari solusi permasalahan yang dihadapi perusahaan. Workshop diselenggarakan oleh Bidang Penanaman Modal Dinas Perindagkop. Kabupaten Bantul pada hari Senin tanggal 10 September 2012 di Pelangi Room Hotel Matahari Jalan Parangtritis Nomor 123 Yogyakarta. Para undangan yang hadir adalah perwakilan dari 30 perusahaan PMA&PMDN; serta SKPD terkait.
Workshop dibuka oleh Bupati Bantul yang diwakili oleh Wakil Bupati Bantul Drs. H. Sumarno, PRS. Sesi pertama workshop menghadirkan narasumber Bapak Drs. Riyantono Msi selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul yang memaparkan tentang Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Rangka Pengembangan Investasi di Kabupaten Bantul dan Bapak Supriyanto, STP dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai DIY yang memaparkan tentang Fasilitas Kepabeanan dengan moderator Bapak Dr. Suyoto HS, Msi, MMA selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bantul. Sesi kedua menghadirkan Drs. H. Idham Samawi yang memaparkan tentang Investasi Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Rakyat dan Bapak Drs. Mardi selaku Plt. Kepala Dinas Perijinan yang memaparkan tentang Pelayanan Perizinan Bagi Investor dengan moderator Bapak Drs. Sulistiyanto, MPd selaku Kepala Dinas Perindagkop. Kabupaten Bantul.
Sebagai media untuk menjalin kemitraan dan keakraban antara pemerintah daerah dengan dunia usaha, kegiatan ini cukup berhasil dalam menjawab dan memberi solusi permasalahan yang dialami para pelaku usaha. Permasalahan yang menjadi keluhan pelaku usaha ini langsung direspon oleh para narasumber, para pelaku usaha cukup puas dengan jawaban narasumber. Harapannya adalah dengan meminimalkan permasalahan yang dialami, para pelaku usaha akan semakin berkembang kegiatan usahanya sehingga penyerapan tenaga kerja khususnya dari warga kabupaten Bantul akan semakin banyak sehingga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Pada tahun yang akan datang diharapkan dapat mengundang lebih banyak pelaku usaha terutama PMDN di Kabupaten Bantul.(PM)