Statistik Pengunjung

  • Pengunjung: 79008
  • Online: 1
  • Hari ini: 38

Profil

Dinas Perindustrian Perdangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kab.Bantul merupakan salah satu unsur pelaksana Pemerintah Daerah di bidang Perindustrisan, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal. Hal ini tertuang dalam Pedoman Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bantul Nomor. 49 tahun 2000 dan SK Bupati No. 155 tahun 2000 tentang Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Perindagkop.

Kedudukan

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah di bidang Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi yang dipimpin oleh Kepala Dinas dan berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Tugas Pokok

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi mempunyai tugas melaksanakan urusan rumah tangga Pemerintah Daerah dan tugas pembantuan di bidang Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.

Fungsi

  1. penyusunan rencana dan program kebijaksanaan teknis dibidang Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal
  2. Pelaksanakan pembinaan organisasi dibidang perindustrian, perdangan, koperasi dan penanaman modal
  3. Pelaksanaan bimbingan teknis dibidang perindustrian, perdagangan, koperasi dan penanaman modal
  4. Pemberian perijinan dibidang perindustrian, perdagagnan, koperasi dan penanaman modal daerah sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan
  5. Pengendalian dan pengawasan teknis dibidang perindustrian, perdagangan, koperasi dan penanaman modal
  6. Perencanaan promosi dan penamanan modal
  7. pelaksanaan kerjasama penanaman modal
  8. Pengelolaan rumah tangga dan sekretariat Dinas.

Dalam melaksanakan tugasnya Kadinas Perindagkop Kab. Bantul dibantu oleh :

  1. Sekretariat Dinas
  2. Bidang Perdagangan
  3. Bidang Perindustrian
  4. Bidang Penanaman Modal
  5. Bidang Koperasi
  1. Peningkatan PDRB dan Kontribusi PAD
  2. Meningkatkan daya saing pada era globalisasi
  3. Pemantapan KUMKM
  4. Mewujudkan system distribusi dan lembaga usaha perdagangan yang baik
  5. Mewujudkan peningkatan investor dan investasi daerah

Sasaran

  1. Terwujudnya peningkatan PDRB dan kontribusi terhadap PAD dan sektor industri
  2. Terwujudnya pemanfaatan teknologi tepat guna
  3. Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan UKMK
  4. Terwujudnya kepastian berusaha bagi investor
  5. Terwujudnya kemitraan yang saling menguntungkan dan membutuhkan untuk kelancaran usaha bagi UKMK dengan masyarakat swasta serta pemerintah.

Kebijakan

  1. Mengoptimalkan pemberdayaan potensi industri, perdagangan, koperasi dan penanaman modal yang berwawasan lingkungan, peningkatan produksi, produktivitas dan nilai tambah Peningkatan pemanfaatan teknologi produksi, promosi dan informasi
  2. Meningkatkan sinergi dan peran serta masyarakat dalam pembangunan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM)
  3. Mengembangkan system distribusi dan lembaga usaha perdagangan Peningkatan kepastian berusaha bagi investor.

Program

  1. Pengembangan usaha agribisnis dan peningkatan produksi, produktivitas dan nilai tambah industrian perdagangan dan koperasi guna peningkatan kontribusi PDRB dan PAD
  2. Optimalisasi pemanfaatan fasilitas/asset daerah
  3. Peningkatan daya saing dengan pemanfaatan teknologi yang lebih maju dan berwawasan lingkungan
  4. Revitalisasi koperasi dan peningkatan kemitraan Pelaku ekonomi
  5. Peningkatan promosi, pemasaran dan kerjasama Lembaga usaha perdagangan
  6. Menciptakan iklim yang kondusif untuk peningkatan investasi PMA/PMDN dan Non fasilitas